Kembali ke Blog
Kuliner

Olahan Pisang di Sulawesi Selatan

Admin
4 November 2025
152 views
Olahan Pisang di Sulawesi Selatan
Di provinsi Sulawesi Selatan, pisang bukan hanya buah biasa — melainkan bahan utama bagi ragam kreasi kuliner yang kaya, tradisional, dan penuh inovasi. Mulai dari hidangan jalanan hingga sajian adat, olahan pisang di Sulawesi Selatan menegaskan posisi wilayah ini sebagai **“surga pisang”**, tak hanya di Indonesia tapi dengan potensi mendunia.

1. Potensi dan Budaya Pisang di Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan telah lama menjadikan pisang sebagai komoditas unggulan — tanaman yang mudah tumbuh di pekarangan, kebun petani, dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Tak heran, pemerintah daerah pun menargetkan agar pisang menjadi salah satu solusi ekonomi: pengembangan lahan pisang, pelatihan UMKM olahan pisang, hingga ekspor.
Berkaca pada fakta tersebut, Sulawesi Selatan bukan sekadar penghasil pisang, tetapi juga “laboratorium” olahan pisang yang kreatif dan beragam.


2. Ragam Olahan Pisang yang Patut Dicatat

2.1 Pisang Epe

Pisang Epe Makassar
Kuliner ini sangat identik dengan kota Makassar — pisang kepok atau raja dibakar, dipipihkan, lalu diberi saus gula merah atau topping lain.
Fakta menarik: versi lokal menyebut “epe” artinya “jepit”, karena pisang di-“jepitkan” atau dipipihkan setelah dibakar.
Menikmati pisang epe di tepi Pantai Losari malam hari sudah menjadi pengalaman kuliner khas Makassar.

2.2 Pisang Ijo

Hidangan manis yang sangat populer saat bulan Ramadan: pisang dibalut adonan berwarna hijau (dari daun pandan/suji), dikukus, lalu disajikan dengan sirup, santan atau bubur sumsum.
Tekstur lembut pisang + aroma pandan + kombinasi lezat membuat pisang ijo menjadi ikon kuliner Sulawesi Selatan.

2.3 Barongko

Kue tradisional etnis Bugis: pisang dihaluskan dan dicampur dengan telur, santan, gula — dibungkus daun pisang, kemudian dikukus hingga matang. Cita rasanya manis dan teksturnya kenyal-lembut.
Sering hadir dalam acara adat atau sebagai kudapan istimewa.

2.4 Pallu Butung

Takjil khas Makassar yang menggunakan pisang kukus + kuah santan kental + sirup, bisa disajikan hangat atau dingin.
Menunjukkan fleksibilitas pisang dalam olahan penutup dan minuman tradisional.

2.5 Olahan Lain & Inovasi

  • Keripik pisang dan sale pisang sebagai produk tahan lama dan bernilai ekspor.
  • Inovasi pengolahan batang pisang menjadi produk ramah lingkungan seperti pembalut alami.
  • Pelatihan UMKM pisang di berbagai kabupaten untuk mendorong ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat.

3. Kenapa Sulawesi Selatan Bisa “Surga Pisang”?

Beberapa faktor yang membuat Sulawesi Selatan menonjol dalam olahan pisang — bahkan di level global:

  • Sumber bahan baku melimpah: kebun pisang tumbuh subur di hampir setiap wilayah.
  • Budaya dan tradisi kuat: pisang hadir dalam ritual, pesta adat, hingga kudapan keluarga.
  • Kreativitas olahan: dari kuliner tradisional hingga topping modern yang viral di media sosial.
  • Dukungan pemerintah dan komunitas: UMKM dan lomba olahan pisang sering digelar di tingkat kabupaten.
  • Potensi ekspor dan pariwisata kuliner: olahan pisang bisa menjadi daya tarik wisata khas Sulsel.

4. Tantangan dan Peluang ke Depan

Tantangan

  • Umur simpan pisang segar yang pendek — menjadikan pengolahan dan pengemasan sangat penting.
  • Standarisasi kualitas produk dan branding global agar menembus pasar ekspor.
  • Meningkatkan nilai jual agar pisang tak hanya dianggap makanan sederhana.

Peluang

  • Meningkatkan ekspor olahan pisang dan produk turunannya dari Sulawesi Selatan.
  • Mengembangkan pariwisata kuliner pisang, seperti tur mencicipi olahan khas dari Makassar hingga Enrekang.
  • Mendorong inovasi produk berbasis pisang (snack sehat, minuman fungsional, bahan baku industri).

5. Penutup

Sulawesi Selatan telah membuktikan bahwa pisang — buah yang sering dipandang sederhana — bisa menjadi ikon kuliner, budaya, dan ekonomi.
Dari pisang epe di tepi Pantai Losari hingga kreasi tradisional seperti barongko dan pallu butung, setiap olahan menceritakan “kisah pisang” yang kaya rasa dan makna.
Dengan potensi yang ada, wilayah ini memang layak disebut “surga olahan pisang” — bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

Jika Anda berkunjung ke Sulawesi Selatan, jangan hanya datang untuk pemandangan alamnya — datanglah juga untuk menelusuri “jejak pisang” dari kebun hingga dapur tradisionalnya.


Tags:

#pisang ijo#barongko
Share to:

💬 Komentar

Silakan berbagi pendapat Anda tentang artikel ini. Login dengan Facebook untuk berkomentar.

Loading comments...
💬